Profil

Budiman Sudjatmiko, MSc, MPhil

 

Saya dilahirkan pada tanggal 10 Maret 1970 di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Saya adalah anak pertama dari 4 bersaudara. Saya tumbuh besar di Cilacap, Bogor dan Yogyakarta di tengah keluarga yang menanamkan nilai-nilai keagamaan, nasionalisme dan kepedulian

Saya aktif dalam berbagai kegiatan diskusi dan organisasi sejak duduk di bangku SMP. Pada awal masa perkuliahan di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, saya pernah terlibat dalam gerakan mahasiswa. Kemudian selama kurang lebih 4 tahun, saya menerjunkan diri sebagai community organizer yang melakukan proses pemberdayaan politik, organisasi dan ekonomi di kalangan petani dan buruh perkebunan di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Akibat kegiatannya ini pula, saya tidak sempat menyelesaikan kuliahnya.

Pada tahun 1996, saya mendeklarasikan PRD (Partai Rakyat Demokratik) yang kemudian menyebabkannya saya dipenjara oleh pemerintah Orde Baru dan divonis 13 tahun penjara. Karena kemenangan gerakan demokrasi, saya hanya menjalani hukuman selama 3,5 tahun setelah diberi amnesti oleh Presiden Abdurrahman Wahid (alm) pada tgl 10 Desember 1999.

Selepas dari penjara, saya berkuliah mengambil Ilmu Politik di Universitas London dan Master Hubungan Internasional di Universitas Cambridge, Inggris.

Setelah kembali ke Tanah Air, pada akhir 2004 saya bergabung ke PDI Perjuangan, dan membentuk REPDEM (Relawan Perjuangan Demokrasi), sebuah organisasi sayap partai. Saat ini, saya adalah anggota DPR RI dari PDI Perjuangan (dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII: Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap) dan duduk di komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria.

Pada level internasional, saya juga aktif sebagai pengurus Steering Committee dari Social-Democracy Network in Asia (Jaringan Sosial-Demokrasi Asia). Sekarang ini, saya juga memegang posisi sebagai Pembina Utama di Dewan Pimpinan Nasional organisasi PARADE NUSANTARA, yaitu organisasi yang menghimpun para kepala desa dan seluruh perangkat desa di seluruh Indonesia.